Fakta: Polisi Telah Menangkap Seorang Pria Yang Menikam Dan Membunuh Ibu Dan Anaknya Di Bekasi, Dan Motifnya Terungkap.

– Fakta bahwa seorang pria dengan kualitas polisi telah ditangkap di Bekasi, Jawa Barat, yang menikam seorang ibu dan anak.

Kapolres Metro Bekasi Kota Combs Paul Hengke membenarkan penangkapan seorang pria yang menikam dan membunuh ibu dan anak di Bantarjibang Kota Bekasi.

Namun, polisi tidak mengidentifikasi pelaku penusukan.

Seperti diberitakan , saat dihubungi wartawan pada Sabtu (7 Februari 2022) dia mengatakan “kami sudah ditangkap”.

Hengqi juga membenarkan bahwa pelaku bukanlah seorang polisi.

“Kemarin waktu saya bukan polisi, saya pakai baju dan pura-pura jadi polisi. Saya sipil biasa,” jelasnya.

motif pelaku

Setelah ditangkap, terungkap motif pria itu untuk menikam dan membunuh ibu dan anak di Bekasi.

Seorang pria dengan kualitas polisi dimotivasi oleh keterlibatan dalam pemerasan narkoba.

Saat itu, korban menyadari bahwa pelaku ingin memeras hingga terlibat narkoba.

Karena itu, korban menolak dan menyuruh pelaku keluar rumah.

Namun, para pelaku dengan putus asa masuk ke rumah korban dan mulai melakukan penganiayaan.

Hengke pada Sabtu, dikutip dari , mengatakan, “Sebagai seorang polisi, situasinya seperti keluarga yang bersangkutan terlibat narkoba.”

“Ya langsung disalahgunakan kalau tidak diberikan untuk minta uang,” jelasnya.

Melarikan diri jika Anda meminta surat janji

melaporkan, video penusukan itu viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, pria tersebut mengaku kepada warga bahwa dirinya mendatangi rumah korban karena terlibat kasus narkoba.

Pria itu berkata, “Ikut denganku. Ambillah. Katakan saja padaku untuk pergi ke kantor dulu.”

Kemudian, saat warga menanyakan surat penugasan, pria tersebut langsung kabur.

Korban mengaku tidak mengenal pelaku

Kumpuul Samsono, Kapolsek Bantargibang, mengatakan korban mengaku tidak mengenal pelaku.

Seperti dilansir Kompas.com, Jumat (7 Januari 2022), dia mengatakan “korban dan keluarganya tidak mengenal pelaku dan merasa tidak ada yang istimewa dari mereka.”

See also  Ultras Garuda Dan La Grande Indonesia Membuat Persaingan Semakin Riuh.

Peristiwa penusukan itu diketahui terjadi pada Kamis (30/6/2022) di Jalan Sibit Raya.

Para korban adalah Siti Rohani, 50, dan putri mereka Melinda Eka Rostani.

Pelaku menganiaya ibu dan anak tersebut.

Bahkan, pria misterius itu nekat menikam korbannya.

Saksi Rafli Tazar, 23 tahun, mengatakan pelaku pertama kali mendatangi rumah korban untuk mencari suaminya.

Setelah menjawab bahwa orang yang dicari tidak ada di dalam, dia masuk ke dalam rumah.

“Dia (pelaku) mencari ayahnya, tetapi dia tidak ada, masuk ke dalam dan tidak butuh waktu lama untuk masuk,” kata Raffley kepada , Kamis. “Dia menikam ibunya.”

“Saya meminta bantuan untuk mengeluarkan anak itu dari rumah melalui pintu belakang, tetapi penyerang diseret dan pakaiannya robek dan air mata mengalir di kepalanya. Saya tidak tahu apakah dia memegang pisau atau apa. . ,” dia menambahkan.

Saat dua korban keluar rumah untuk meminta pertolongan, Ravelli menolong korban yang masih penuh luka gores.

(/Nuryanti/Abdi Ryanda Shakti) (/Abdul Qodir / Yusuf Bachtiar) (Kompas.com/Tria Sutrisna)

Berita Bekasi lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *