PPATK: Dana ACT Digelapkan Untuk Keperluan Pribadi Dan Kegiatan Terlarang

, JAKARTA – Aksi Cepat Tanggap (ACT) ramai diperbincangkan publik setelah isu pendistribusian donasi ACT dianggap buram.

Kontroversi bermula ketika pemberitaan penyalahgunaan donasi oleh publik melalui media dalam negeri.

Tagar #janganbeliACTACT juga menjadi trending di dunia Twitter sejak Minggu malam, 7 Februari 2022.

Dalam laporannya, pejabat ACT mengungkapkan bahwa mereka menerima gaji yang mengesankan ratusan juta rupee per bulan.

Pejabat ACT juga dikabarkan telah mendapatkan fasilitas mobil mewah.

Sedangkan PNS tingkat menengah berpenghasilan hingga Rp 80 juta per bulan di luar fasilitas kendaraan Alphard atau Fortuner.

Ivan Yustiavandana, Ketua PPATK, mengatakan dirinya diduga melakukan penggelapan dana karena kegiatan terlarang serta kepentingan pribadi.

Setelah diperiksa pada Senin (7 April 2022), Evan mengatakan “Ya, ini terkait dengan kegiatan terlarang yang diduga menunjukkan kepentingan pribadi.”

Dia mengatakan, PPATK telah menyampaikan laporan dugaan tersebut kepada aparat penegak hukum, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Pasukan Khusus (Sensus) Penanggulangan Terorisme 88.

Evan mengatakan pihaknya telah lama menangani tuduhan tersebut.

“Proses ini sudah lama kita lalui, dan hasil analisisnya sudah kita serahkan ke aparat penegak hukum,” ujarnya.

Namun, Evan tidak memberikan informasi detail tentang hasil pencarian PPATK tersebut.

Namun, perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh lembaga penegak hukum terkait,” katanya.

Seperti dikutip , tagar #janganbeliACTACT telah menjadi topik hangat dan trending topik di Twitter sejak Senin dini hari (7 April 2022).

Tagar tersebut diaktifkan bersamaan dengan kontroversi mengenai badan amal ACT yang dituduh menggelapkan sumbangan publik.

Gaji CEO ACT yang terbilang impresif juga menarik perhatian. Bahkan, para petinggi ACT juga banyak mendapatkan fasilitas mewah.

Secara terpisah, polisi mengatakan mereka telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut.

See also  Gelar Sarjana Dalam Manajemen Informasi Kesehatan

Inspektur Jenderal Polisi Paul Dede Prasetyo mengatakan “Informasi dari Bareskrim masih diselidiki terlebih dahulu” saat melakukan pengecekan pada Senin.

Jajaran direktur

Seperti dikutip dari situs ACT, ACT memiliki pengurus dan didampingi oleh dewan pengawas dan dewan pengawas.

Jajaran Direksi ACT dipimpin oleh Ibnu Khajr.

Sementara itu, Jajaran Direksi ACT diketuai oleh N Imam Akbari dan Dewan Pengawas ACT diketuai oleh H Sudarman, Lc.

ACT .administrator

aula pembangun

Ketua : N Imam Akbari Anggota : Bobby Herwibowo, Lc Dr Amir Faishol Fath, Lc, MA Hariyana Hermain Anggota Dewan Pengawas

Ketua : H Sudarman, Lc Anggota : Manajemen Sri Eddy Kuncoro

Presiden: Ibnu Khajr Sekretaris: Sokorini. Bendahara: Shwan Shenyuan

Sejarah ACT

Itu masih rekor ACT yang diambil dari website ACT.

Pada 21 April 2005, Aksi Cepat Tanggap (ACT) resmi diluncurkan sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan.

Untuk memperluas cakupan kerjanya, ACT telah memperluas kegiatannya dimulai dengan kegiatan tanggap darurat dan kemudian memperluas kegiatannya ke program pemulihan bencana, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, dan program berbasis spiritualitas seperti Qurban, Zakat dan Wakaf.

ACT didukung oleh donatur publik di komunitas dengan kepedulian kemanusiaan yang kuat, serta keterlibatan perusahaan melalui program kemitraan dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Sebagai bagian dari tanggung jawab keuangannya, ACT secara rutin menyampaikan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik kepada para donatur dan pemangku kepentingan lainnya dan mendistribusikannya melalui media.

Sejak 2012, ACT menjelma menjadi lembaga kemanusiaan global melalui berbagai kegiatan.

Di tingkat daerah, ACT sedang mengembangkan jaringan untuk seluruh daerah berupa jaringan relawan Forum MRI (Ikatan Relawan Indonesia) dan jaringan cabang-cabang ACT.

See also  Ikan Sepat Tipe Ikan Hias Air Tawar Bersama Deskripsinya

Cakupan program tersebut kini telah menjangkau 30 provinsi dan 100 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Secara global, ACT mengembangkan jaringan perwakilan untuk mendirikan kantor ACT di luar negeri.

Kegiatan program global ini telah menjangkau 22 negara di Asia Tenggara, Asia Selatan, Indochina, Timur Tengah, Afrika, Indochina dan Eropa Timur.

Wilayah kerja global ACT dimulai dengan keterlibatan dalam semua tragedi kemanusiaan di berbagai belahan dunia, seperti bencana alam, kelaparan, kekeringan, konflik dan perang, termasuk penindasan terhadap minoritas di berbagai negara.

Dalam semangat kerjasama kemanusiaan, ACT mengajak seluruh elemen masyarakat dan lembaga kemanusiaan untuk terlibat bersama.

Berbekal pengalaman puluhan tahun di dunia aksi kemanusiaan, kami membuka jaringan kemitraan global yang menjadi wahana sinergi untuk melakukan pendidikan bersama.

Semua program global ACT adalah sarana untuk membangun kemitraan antara organisasi zakat yang bekerja beragam, komunitas peduli, seniman dan tokoh masyarakat yang memiliki visi yang sama untuk kemanusiaan.

Tahun 2014 merupakan tahun ACT mulai membangun kerjasama kemanusiaan global dengan visi baru. Untuk menjadi organisasi profesional kemanusiaan global, kami ingin menciptakan peradaban global yang lebih baik berdasarkan kedermawanan dan kesukarelaan bagi komunitas global.

Di bawah perawatan cahaya ilahi, kami menghadirkan dunia yang nyaman, dunia yang beradab, dan peradaban yang mulia bagi umat manusia. Contoh ini akan menjadi kenyataan dengan partisipasi semua pihak. Kami benar-benar percaya diri dan membantu kami mencapai tujuan ini bersama-sama.”

Krim penata rambut saat bepergian

Seperti diberitakan sebelumnya oleh , Biro Reserse Kriminal (Bareskrim) mengatakan kini tengah menyelidiki pembahasan dugaan penggelapan dana Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Inspektur Paul Dede Prasetyo, direktur hubungan masyarakat di Badan Kepolisian Nasional, mengatakan CID telah meluncurkan penyelidikan.

See also  Ikan Arapaima Type Ikan Hias Air Tawar Bersama-sama Deskripsinya

Setelah diperiksa pada Senin, 7 April 2022, Didi mengatakan, “Informasi yang diterima dari Bareskrim masih dalam penyelidikan.”

Namun, Didi tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang proses penyidikan yang diinginkannya.

Seperti dikutip , tagar #janganbeliACTACT telah menjadi topik hangat dan trending topik di Twitter sejak Senin dini hari (7 April 2022).

Tagar tersebut dipicu oleh diskusi bahwa badan amal Aksi Cepat Tanggap (ACT) dituduh menggelapkan sumbangan publik.

Gaji CEO ACT yang terbilang impresif juga menarik perhatian. Bahkan, para petinggi ACT juga banyak mendapatkan fasilitas mewah.